
Anak Muda Juga Rawan Penyakit Gula! Kenali Gejala Awalnya
Anak Muda Juga Rawan Penyakit Gula! Kenali Gejala Awalnya Dengan Berbagai Ciri Yang Menunjukkan Indikasinya. Hai Generasi Z dan Milenial yang penuh semangat! Siapa bilang penyakit itu hanya urusan kakek nenek? Faktanya, zaman sekarang, gaya hidup modern yang serba cepat. Dan juga instan justru membuat kita, para anak muda. Maka semakin rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Salah satu ‘musuh’ yang diam-diam mengintai. Kemudian mungkin belum banyak kita sadari keberadaannya adalah penyakit gula! Mungkin kamu sering mendengar tentang ini. Akan tetapi identiknya selalu dengan usia senja. Kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman manis berlebihan. Hingga stres yang tak terkontrol bisa menjadi pemicu utama. Ini bukan lagi sekadar isu kesehatan orang tua. Nah, sebelum terlambat, penting bagi kita untuk lebih peduli. Serta waspada terhadap sinyal-sinyal awal yang mungkin di kirimkan tubuh kita. Jadi, Anak Muda Juga rawan penyakit gula. Untuk itu kenali gejala awalnya!
Mengenai ulasan tentang Anak Muda Juga rawan penyakit gula! kenali gejala awalnya telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
Sering Haus (Polidipsia)
Ia adalah kondisi medis di mana seseorang mengalami rasa haus yang berlebihan dan terus-menerus. Bahkan setelah minum air dalam jumlah banyak. Pada anak muda, kondisi ini bisa menjadi salah satu gejala awal dari penyakit ini. Rasa haus yang timbul bukanlah karena cuaca panas atau aktivitas berat. Melainkan muncul secara tidak wajar, sering kali tanpa sebab yang jelas. Dalam kasus ini, polidipsia terjadi karena tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah. Ketika tubuh tidak dapat memproses gula dengan baik akibat kekurangan insulin. Dan juga resistensi terhadap insulin, glukosa menumpuk di dalam darah. Untuk mengurangi kadar gula ini. Maka nantinya ginjal akan berusaha membuangnya melalui urin. Tentu proses ini akan menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Tentunya yang kemudian memicu rasa haus terus-menerus sebagai upaya tubuh. Gunanya untuk menggantikan cairan yang hilang.
Anak Muda Juga Rawan Penyakit Gula! Kenali Gejala Awalnya Yang Wajib Waspada
Kemudian, masih membahas Anak Muda Juga Rawan Penyakit Gula! Kenali Gejala Awalnya Yang Wajib Waspada. Dan gelaja lainnya adalah:
Sering Buang Air Kecil (Poliuria)
Hal ini adalah kondisi di mana seseorang buang air kecil jauh lebih sering dari biasanya. Baik dari segi frekuensi maupun volume. Pada anak muda, poliuria bisa menjadi salah satu tanda awal yang mengarah pada penyakit ini. Dan juga yang eringkali gejala ini di anggap sepele. Padahal bisa menjadi sinyal tubuh bahwa ada masalah serius dengan metabolisme glukosa. Dalam tubuh orang yang sehat, ginjal akan menyaring glukosa. Serta mengembalikannya ke dalam aliran darah. Namun, pada penderita diabetes, kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Kemudian melebihi ambang batas yang bisa di serap kembali oleh ginjal. Akibatnya, kelebihan glukosa tersebut di buang melalui urin. Proses ini menarik lebih banyak air dari tubuh. Sehingga jumlah urin yang di produksi pun meningkat drastis.
Seseorang yang mengalami poliuria biasanya akan merasa harus buang air kecil berkali-kali dalam sehari. Bahkan bisa terganggu di malam hari (nokturia). Pada anak muda, hal ini dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari. Tentunya seperti terganggunya tidur, konsentrasi belajar menurun. Kemudian juga tubuh terasa lemas akibat kehilangan cairan. Gejala ini sering di sertai dengan rasa haus berlebihan (polidipsia). Dan penurunan berat badan, serta kelelahan. Bila tidak di tangani, kadar gula darah yang terus-menerus tinggi bisa menimbulkan komplikasi jangka panjang. Contohnya seperti kerusakan ginjal, saraf, dan gangguan fungsi organ lainnya. Oleh karena itu, anak muda perlu lebih peka terhadap perubahan pada tubuhnya. Terlebih yang termasuk kebiasaan buang air kecil. Jika merasa sering kencing tanpa sebab yang jelas. Terutama bila di sertai rasa haus yang tidak biasa dan cepat lelah. Maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah ke ahlinya.
Diabetes Tak Kenal Usia! Kenali Sinyal Awalnya Pada Generasi Muda
Tentu saja Diabetes Tak Kenal Usia! Kenali Sinyal Awalnya Pada Generasi Muda. Dan gejala lainnya adalah:
Cepat Lapar (Polifagia)
Ia adalah kondisi di mana seseorang merasa lapar yang berlebihan. Meskipun sudah makan dalam porsi yang cukup atau bahkan banyak. Pada anak muda, polifagia bisa menjadi tanda awal dari penyakit ini. Baik tipe 1 maupun tipe 2. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa (gula darah) dengan efektif. Terlebih yang membuat tubuh merasa kelaparan meskipun sudah memperoleh makanan yang cukup. Pada orang dengan penyakit ini, glukosa seharusnya di gunakan sebagai sumber energi oleh sel-sel tubuh. Namun, pada penderitanya, ada masalah dalam proses ini. Baik karena kekurangan insulin (tipe 1) atau karena resistensi terhadap insulin (tipe 2). Akibatnya, glukosa tetap terjebak dalam darah dan tidak dapat di manfaatkan oleh sel-sel tubuh untuk menghasilkan energi. Sel-sel tubuh pun “merasa kelaparan”, sehingga memberi sinyal rasa lapar yang berlebihan. Meskipun makanan sudah banyak di konsumsi.
Gejala polifagia pada anak muda biasanya mencakup rasa lapar yang tidak terkendali. Kemudian makan lebih sering dan dalam jumlah lebih banyak. Serta tidak merasa kenyang meski sudah makan. Dalam beberapa kasus, anak muda dengan polifagia bisa merasakan penurunan berat badan. Terlebihnya tanpa alasan jelas meskipun pola makan mereka tidak berubah. Polifagia sering kali di sertai dengan gejala lain. Contohnya seperti sering merasa haus (polidipsia), sering buang air kecil (poliuria), dan kelelahan. Jika tidak segera di kenali dan di tangani, kondisi ini bisa membahayakan kesehatan jangka panjang. Kadar gula darah yang terus tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, saraf, dan organ lainnya. Oleh karena itu, penting bagi anak muda untuk waspada terhadap gejala polifagia. Jika merasa lapar berlebihan meskipun sudah makan cukup. Kemudian juga di sertai oleh gejala seperti haus yang secara berlebihan.
Diabetes Tak Kenal Usia! Kenali Sinyal Awalnya Pada Generasi Muda Yang Wajib Di Pahami
Selanjutnya juga masih membahas Diabetes Tak Kenal Usia! Kenali Sinyal Awalnya Pada Generasi Muda Yang Wajib Di Pahami. Dan gejala lainnya adalah:
Penurunan Berat Badan Drastis
Penurunan berat badan drastis tanpa alasan yang jelas dapat menjadi salah satu gejala awal dari penyakit ini. Terutama pada anak muda. Biasanya, penurunan berat badan ini terjadi meskipun pola makan tidak berubah atau bahkan meningkat. Dan juga seringkali di sertai dengan gejala lainnya seperti sering merasa haus, sering buang air kecil, atau kelelahan yang berlebihan. Pada penderitanya, tubuh mengalami kesulitan dalam memanfaatkan glukosa (gula darah). Terlebih sebagai sumber energi. Baik karena kekurangan insulin (tipe 1) atau resistensi terhadap insulin (tipe 2). Akibatnya, meskipun tubuh mendapatkan makanan, glukosa tidak bisa di gunakan secara efektif oleh sel-sel tubuh. Sebagai gantinya, tubuh mulai memecah lemak dan otot untuk mendapatkan energi. Proses ini menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan.
Selain itu, pada penderitanya, ginjal berusaha membuang kelebihan gula melalui urin. Serta yang menarik cairan dari tubuh dan dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi ini turut berkontribusi pada penurunan berat badan. Meskipun seseorang tetap makan seperti biasa. Penurunan berat badan yang drastis pada anak muda perlu di waspadai. Terutama jika di sertai dengan gejala seperti rasa haus yang berlebihan (polidipsia). Kemudian juga sering buang air kecil (poliuria), atau kelelahan yang tidak wajar. Jika tidak segera di tangani, penurunan berat badan akibatnya dapat berisiko menyebabkan kerusakan pada organ tubuh seperti ginjal, jantung, dan saraf. Serta dapat meningkatkan risiko komplikasi serius lainnya. Penting bagi anak muda untuk mengenali gejala ini. Dan segera memeriksakan kadar gula darah jika merasa ada penurunan berat badan yang tidak dapat di jelaskan. Menjaga pola makan sehat, menghindari konsumsi gula berlebihan.
Jadi kenali gejala awalnya, karena diabetes tak hanya menyerang usia tua namun Anak Muda Juga.