Champions League v2.0: Ada Update Apa Saja?

Champions League v2.0: Ada Update Apa Saja?

Champions League v2.0: Ada Update Apa Saja Dengan Menetapkan Berbagai Perubahan Regulasi Pada Awal Musim Depan. Halo para pecinta sepak bola! Bersiaplah, karena kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions. Terlebih akan hadir dengan wajah yang sedikit berbeda musim depan! Ibarat sebuah update besar pada game favoritmu, UEFA siap merilis “Champions League v2.0“. Pertanyaannya, ada update apa saja di dalamnya? Apakah format pertandingan akan berubah drastis? Aturan pemain bagaimana? Atau mungkin kejutan-kejutan lain. Terlebih yang akan membuat persaingan semakin sengit dan menarik untuk kita saksikan? Bayangkan saja, setelah sekian lama kita menikmati format Liga Champions yang familiar. Dan kini akan ada sentuhan baru yang bisa jadi mengubah peta persaingan. Mungkin akan ada sistem kualifikasi yang berbeda, jumlah tim yang bertambah. Karena ini bukan sekadar perubahan kecil. Akan tetapi potensi evolusi yang akan kita saksikan bersama. Jadi, wajib di simak!

Mengenai ulasan tentang Champions League v2.0: ada update apa saja telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.

Format Baru: Liga Tunggal 36 Tim

Mulai musim 2024/25, Liga Champions UEFA akan meninggalkan format tradisional yang selama ini terbagi. Terlebihnya dalam delapan grup berisi empat tim. Sebagai gantinya, UEFA memperkenalkan format baru berupa liga tunggal yang mempertemukan 36 tim. Tentunya dalam satu fase kompetisi utama. Perubahan ini bertujuan untuk menghadirkan lebih banyak pertandingan kompetitif. Serta juga memperluas akses klub dari berbagai negara. Dan juga meningkatkan nilai komersial serta daya tarik global Liga Champions. Dalam sistem baru ini, seluruh tim tidak lagi bertanding dalam grup. Namun melainkan di tempatkan bersama dalam satu klasemen liga besar. Kemudian masing-masing tim akan memainkan 8 pertandingan melawan 8 lawan yang berbeda. Serta dengan 4 laga kandang dan 4 laga tandang. Lawan di tentukan berdasarkan sistem pot undian. Sehingga setiap tim akan menghadapi dua tim dari masing-masing dari empat pot.

Champions League v2.0: Ada Update Apa Saja Yang Jadi Keutamaannya?

Kemudian, masih membahas terkait Champions League v2.0: Ada Update Apa Saja Yang Jadi Keutamaannya?. Dan perubahan lainnya ada di:

Kualifikasi Dan Jalur Knockout

Mulai musim 2024/25, mereka memperkenalkan sistem baru dalam proses kualifikasi dan babak knockout Liga Champions. Terlebih perubahan ini di lakukan sebagai bagian dari transformasi menyeluruh terhadap format kompetisi. Dan yang kini mengusung konsep liga tunggal berisi 36 tim menggantikan format grup tradisional. Dalam sistem kualifikasi yang di perbarui, sebagian besar peserta Liga Champions tetap berasal dari jalur otomatis. Dan hal ini berdasarkan posisi mereka di liga domestik. Namun, terdapat perubahan dalam alokasi slot. Dua tempat tambahan di berikan kepada asosiasi nasional (negara) yang memiliki performa kolektif terbaik. Terlebih dengan klub-klubnya di kompetisi Eropa musim sebelumnya. Selain itu, satu tempat juga di berikan kepada juara liga dari negara dengan peringkat lebih rendah. Tentu yang sebelumnya hanya bisa berharap lolos lewat babak play-off.

Dengan demikian, semakin banyak negara yang memiliki peluang mengirim wakilnya ke fase utama Liga Champions. Begitu lolos ke fase liga yang berisi 36 tim. Maka tidak ada lagi pembagian grup. Seluruh tim di kumpulkan dalam satu klasemen liga besar. Kemudian masing-masing tim memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda. Setelah seluruh laga fase liga selesai. Serta dengan tim-tim di klasifikasikan berdasarkan jumlah poin yang di raih. Dari klasemen ini, delapan tim teratas akan langsung lolos ke babak 16 besar. Mereka juga mendapatkan keuntungan strategis. Terlebihnya yaitu bermain leg kedua di kandang pada babak tersebut. Sementara itu, tim-tim yang menempati peringkat 9 hingga 24 akan menjalani babak play-off dua leg. Mereka akan di pertemukan dalam sistem undian. Maka hl ini di mana tim peringkat 9 sampai 16 akan menghadapi tim peringkat 17 sampai 24. Serta juga dengan pemenang dari delapan duel ini akan melengkapi slot babak 16 besar.

UEFA Ubah UCL: Siap-Siap Era Baru Dan Apa Gebrakannya?

Tentu, masih membahas terkait UEFA Ubah UCL: Siap-Siap Era Baru Dan Apa Gebrakannya?. Dan gebrakan lainnya adalah:

Keuntungan Baru: Leg Kedua Di Kandang

Dalam format baru Liga Champions yang mulai berlaku pada musim 2024/25. Tentu mereka menerapkan sistem klasemen liga tunggal berisi 36 tim di fase awal kompetisi. Salah satu regulasi baru yang di perkenalkan dalam format ini. Terlebihnya adalah pemberian keuntungan strategis kepada tim-tim yang tampil konsisten di fase liga. Serta dengan hak memainkan leg kedua di kandang saat memasuki babak 16 besar. Selama ini, posisi kandang atau tandang di babak knockout (terutama 16 besar) biasanya di tentukan melalui undian. Maupun yang berdasarkan status juara grup vs runner-up. Namun, dalam format liga baru, UEFA menggunakan peringkat akhir fase liga. Terlebih sebagai dasar penentuan hak kandang. Gunanya untuk memberi insentif nyata kepada tim. Tentu bagi yang mampu meraih posisi 1 sampai 8 di klasemen akhir.

Delapan tim teratas tersebut tidak hanya langsung lolos ke babak 16 besar tanpa melalui babak play-off. Akan tetapi juga di beri keuntungan untuk bermain leg kedua di kandang. Keputusan ini di ambil karena memainkan leg kedua di kandang di anggap memberi keunggulan taktis dan psikologis. Maka tim dapat bermain dengan strategi lebih terukur, memahami hasil leg pertama. Serta dapat mendapat dukungan penuh dari suporter sendiri di momen penentuan. Keuntungannya bersifat terstruktur dan bukan lagi acak, sehingga menambah nilai penting pada setiap pertandingan di fase liga. Tim tidak bisa hanya mengejar lolos ke peringkat 24 besar. Akan tetapi harus berusaha masuk ke delapan besar. Agar mendapat dua keuntungan sekaligus: bebas dari play-off dan hak kandang di leg keduanya. Dengan sistem ini, mendorong setiap klub untuk tampil kompetitif sepanjang delapan laga fase liga. Tidak ada lagi ruang bagi tim-tim besar untuk “main aman” di fase awal.

UEFA Ubah UCL: Siap-Siap Era Baru Dan Apa Gebrakannya Yang Menarik Perhatian?

Selanjutnya juga masih mengupas UEFA Ubah UCL: Siap-Siap Era Baru Dan Apa Gebrakannya Yang Menarik Perhatian?. Dan gebrakan lainnya adalah:

Pembatalan Jalur Koefisien Klub

Hal ini adalah pembatalan rencana pemberian slot berdasarkan koefisien klub. Awalnya, mereka sempat mengusulkan agar dua dari empat slot tambahan. Tentunya untuk fase liga di berikan kepada klub-klub dengan koefisien mereka tertinggi yang tidak lolos otomatis. Terlebih yang melalui kompetisi domestik mereka. Koefisien ini di hitung berdasarkan performa historis klub di kompetisi Eropa selama lima musim terakhir. Namun, rencana ini menuai kritik luas karena di anggap mencederai prinsip meritokrasi. Banyak pihak menilai bahwa skema tersebut. Dan hanya akan menguntungkan klub-klub besar Eropa secara historis. Meskipun mereka gagal tampil baik di liga domestik. Jika tetap di terapkan, skema ini berpotensi membuat klub.

Contohnya seperti Manchester United, Juventus, atau Sevilla lolos ke Liga Champions meskipun hanya finis di luar zona kualifikasi liga masing-masing. Namun bukan semata-mata karena rekam jejak mereka di masa lalu. Mendengar kritik tersebut, mereka akhirnya membatalkan jalur koefisien klub. Dan juga menggantinya dengan pendekatan yang lebih berbasis performa aktual. Dalam sistem baru ini, dua slot tambahan yang sebelumnya di rencanakan untuk klub dengan koefisien tinggi kini. Terlebih yang akan di berikan kepada dua negara dengan performa kolektif terbaik. Serta di kompetisi Eropa (Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi) pada musim sebelumnya. Penilaian di dasarkan pada jumlah poin koefisien yang di kumpulkan oleh seluruh wakil negara tersebut di ketiga ajang.

Jadi itu dia beberapa update yang di lakukan untuk Champions League v2.0.